News

Article

ONLINE CONSULTATION

Pertanyaan Oleh

agni dertha octora

Siang Dokter... Saya ingin konsultasi, mengenai kehamilan saya. Saya usia 28 tahun, sudah mempunyai 1 putra usia 3 tahun dan ini saya sedang program anak ke 2. Menstruasai terakhir saya 21 April 2015. Pada tanggal 25 Mei 2015,saya cek kehamilan dengan tespack hasilnya positif walaupun satu garis masih samar. Setelah itu,saya memang tidak cek ke dokter.Tapi kemudian,di tanggal 07 Juni 2015,keluar seperti ada gumpalan daging dan darah seperti menstruasi. Yang ingin saya tanyakan, apakah kandungan dan kehamilan saya yang kedua ini tergolong lemah? Lalu,sebaiknya langkah saya selanjutnya bagaimana? Mohon dapat diberikan informasi. Terima kasih.

Dijawab Oleh

Tim Dokter Pengasuh Konsultasi

Selamat siang Ibu Agni, Keluarnya darah pada trimester pertama kehamilan dapat merupakan tanda terjadinya ancaman keguguran. Ada baiknya ibu segera memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk mengetahui keadaan kandungan ibu dan juga apakah benar telah terjadi kehamilan karena hasil tespack yang ibu dapat masih samar. Ada baiknya ibu juga membatasi aktivitas ibu sementara untuk menjaga kondisi kandungan ibu. Kami tunggu kedatangan ibu di RS kami. Salam, Dr.Besari Adi Pramono,SpOG(K)

Pertanyaan Oleh

indra

selamat malam Dok, saya indra usia 30 tahun dan istri 28 tahun, saya udah menikah 8 bulan.awal pernikahan selama 4 bulan kami hidup berjauhan setiap minggu ketemu.mengijak bulan kelima sampai sekarang kami sudah bisa hidup bersama selayaknya rumah tangga normal.dari 4 bulan kami berusaha untuk mendapat momongan tapi belum berhasil dari menerapkan makanan bergizi,berhubungan 2-3 hari sekali,dan berhubungan saat masa subur.6bulan yg lalu istri pernah cek rahim hasilnya normal. yang saya tanya,apakah perlu melakukan cek kualitas sperma? dan kalau saya mau konsultasi lebih lanjut dan pengecekan ke rumah sakit Bunda Maternity ke dokter siapa bisa bertemu? terima kasih

Dijawab Oleh

Tim Dokter Pengasuh Konsultasi

Selamat siang Bapak Indra, Kesulitan hamil bagi pasangan suami istri memerlukan tindakan intervensi kedokteran bila setelah 1 tahun berhubungan badan rutin tetapi belum terjadi kehamilan. Bila bapak menghendaki untuk memeriksakan kualitas sperma juga tidak menjadi masalah. Ada baiknya Bapak dan Istri langsung berkonsultasi dengan dokter. Di Rumah Sakit kami Bapak dapat berkonsultasi dengan dr Besari Adi Pramono, SpOG(K) atau dengan dr Putri Sekar Wiyati,SpOG(K). Salam

Pertanyaan Oleh

Tuti

Selamat siang dok.. saya tuti usia saya 21th oktober ini. Sebelumnya saya mau crita dok.. semenjak saya duduk di bangku SMK saya mengalami keputihan yg amat sangat menjijikkan. Keputihannya bau dan berwarna kuning kecoklatan. Baunya begitu tajam sampai setiap hari saya ga bisa lepas dr pantyliner. Setiap hari saya harus ganti pantyliner minimal 3 kali dari pagi hingga sore.. kalo malem biasanya saya ga pake karna dirumah jd lebih mudah gnti celana dalam aja. Tp kalo kerja kayak begini saya harus sedia pantyliner dimanapun. Ketika saya menstruasi sakid bgt perutnya. Tidak hanya perut tp juga sekujur badan sakit pegal linu. Kadang sampe gemetar panas dingin disertai muntah. Jd ketika saya di kantor mengalami menstruasi saya langsung istirahat... tidur di ruang mushola sambil badannya gemetar dan pasti bikin pasti orang kantor. Saya harus mengkonsumsi obat buscopan ketika saya mens. Tp sekarang sudah ga mempan lagi obatnya. Menurut dokter saya kenapa? Dan tindakan apa yg harus saya lakukan? Atau ada obat lain yg harus saya konsumsi? Trimakasih

Dijawab Oleh

Tim Dokter Pengasuh Konsultasi

Selamat siang Sdri Tuti, Dari penjelasan yang anda utarakan, perkiraan kami anda mengalami keputihan yang disebabkan oleh infeksi mikroorganisme. Keputihan yang disebabkan infeksi membutuhkan pengobatan antibiotika. Jangan biarkan infeksi ini terus berlanjut karena infeksi yang lama dapat menyebabkan komplikasi lain pada organ reproduksi. Ada baiknya anda berkonsultasi langsung dengan dokter untuk mendapatkan pengobatan yang sesuai. Kami tunggu kedatangannya ya. Salam, dr.Besari Adi Pramono,SpOG(K)

Pertanyaan Oleh

Mita

Selamat siang dokter, sy baru saja melahirkan putra pd 12 Mei 2015 melalui operasi sectio..setelah sy kembali ke rumah, perasaan sy menjadi campur aduk..tidak hanya perasaan bahagia, namun jg perasaan ketidaknyamanan, bahkan jg perasaan terabaikan..kebetulan sy tinggal dengan mertua, bukan dengan orang tua kandung sy..suami jg lebih fokus kepada si kecil dan bahkan ke orang tuanya..sy jg selalu berpikir jauh ke depan bagaimana kehidupan anak sy kelak..yg mau sy tanyakan, apakah itu termasuk Baby Blues Sindrom?kalau iya, apa yg harus sy lakukan agar tidak merasa tertekan?karena sy sedang tidak ingin mendiskusikan hal ini kepada suami..sy merasa tidak ada waktu utk sy berbicara berdua bersama suami, dan sy takut suami tersinggung apabila menyangkut orang tuanya..trima kasih atas perhatiannya.. Salam

Dijawab Oleh

Tim Dokter Pengasuh Konsultasi

Selamat siang Ibu Mita, Selamat atas kelahiran putra ibu ya, yang saya kira adalah yang pertama ya? Sudah seharusnya seorang ibu merasa bahagia dikaruniai keturunan. Yang ibu alami mungkin saja Baby Blues Syndrome, tetapi dibutuhkan penilaian yang lebih mendalam untuk memastikannya. Yang jelas sekarang ada baiknya ibu tetap merasa positif dengan adanya kelahiran putra ibu yang pertama ini. Seorang anak adalah titipan dari Tuhan dan sudah seharusnya kita berbahagia telah dipercaya oleh Tuhan sendiri. Tetaplah berpikir positif, tidak perlu merasa khawatir akan masa depan anak karena bila ibu percaya kepada Tuhan maka Ibu tentu percaya bahwa Tuhan akan memberikan yang terbaik untuk anak ibu. Bila menurut ibu tidak memungkinkan untuk "curhat" kepada keluarga suami dan suami, tidak ada salahnya ibu dapat berbicara kepada keluarga ibu via telepon misalnya. Curahan perasaan dan dukungan dari orang terdekat sangatlah penting dengan keadaan ibu sekarang ini. Bila ibu merasa perasaan Ibu ini sampai mengganggu aktivitas Ibu dan berlangsung terus menerus tidak ada salahnya ibu berkonsultasi dengan dokter psikiater. Tetap positif ya Bu. Salam

Pertanyaan Oleh

bobby

selamat pagi dokter/admin

Dijawab Oleh

Tim Dokter Pengasuh Konsultasi

Bapak Bobby yang berbahagia, Selamat atas kehamilan istri Bapak ya. Untuk tetap menjaga kesehatan ibu dan bayi jalankanlah pola hidup sehat. Makan makanan bergizi, termasuk buah dan sayuran yang mengandung banyak vitamin. Jangan lupa konsumsi vitamin asam folat yang biasanya sudah diresepkan oleh dokter pada masa awal kehamilan. Beraktifitas fisik seperti biasa sesuai kemampuan ibu jangan terlampau capai. Rutinlah memeriksakan diri ke dokter sesuai dengan anjuran yang telah disampaikan ke Bapak dan Ibu. Berikan dukungan psikologis kepada Ibu sehingga merasa aman dan nyaman dengan kehamilannya. Semoga kehamilan istri Bapak sehat selalu dan persalinan nanti dapat berjalan lancar. Salam, dr.Besari Adi Pramono,SpOG(K)